10 Tempat yang Indah di Dunia Laksana Negeri Dongeng

Standar

1. Colmar (Prancis)

Colmar (Prancis)

Daerah Colmar di Perancis telah dinyatakan sebagai kota yang paling indah di Eropa, seakan baru keluar dari negeri dongeng. Kota Kecil di Alsace ini terkenal bukan hanya karena arsitektur kota tuanya yang berwarna warni, melainkan juga karena banyaknya perkebunan anggur. Kota ini mempunyai iklim yang hangat dan merupakan kota terkering kedua di Perancis sehingga menjadikannya sebagai kota ideal untuk perkebunan anggur.

Colmar adalah sebuah kota yang terletak di perbatasan Jerman dan Perancis, terletak di jalur Wine (anggur) Alsatian dan disebut sebagai Pusat Alsatian Wine.

Keindahan Colmar akan sangat terlihat saat musim semi tiba. Kanal di Sungai Lauch yang terbentang di tengah Kota Colmar, menjadi sarana transportasi cukup unik. Menaiki perahu menyusuri Sungai Lauch, terasa sangat menakjubkan dengan pemandangan bunga-bunga yang terpajang dengan indah di kanan kiri setiap bangunan sepanjang pinggir sungai itu, memberi kesan seakan-akan berada di Venezia, Italia. Maka layaklah kota ini oleh banyak orang diberi julukan “Little Venice” atau “La Petite Venise”.

Tak hanya itu, di kota ini terdapat gereja berumur 700 tahun. Satu kesan tersendiri bagi umat kristiani memandangi gereja tua yang tetap kokoh berdiri di kota Colmar dan keindahanya tidak terkikis oleh waktu.

Saat keluar dari kota ini, kita akan menemukan replika dari patung Liberty yang berdiri tegak di Amerika Serikat. Patung itu dibuat untuk mengenang desainer kelahiran kota ini, yakni Frédéric Auguste Bartholdi yang merupakain desainer Patung Liberty yang terkenal di New York. Colmar juga merupakan kota dari pelukis Martin Schongauer.

 

2. Pulau Faroe

 

Tak ada yang akan menyalahkan kalau ada yang mengira dari pertama kali melihat bahwa pulau ini memang dihuni para Hobits dan Elves dari The Lord Of The Rings.

Pulau ini berlokasi di antara Iceland dan Norwegia, di tengah-tengah Gulf Stream pada Samudra Atlantik Utara. Kepulauan Faroe berstatus wilayah otonomi Kerajaan Denmark sejak 1948. Sektor pertahanan dan masalah luar negeri menjadi tanggung jawab Denmark.

Terdiri dari 18 pulau, Pulau Faroe benar – benar adalah sebuah rumah dari pemandangan indah dan dramatik dari puncak Volkanik serta ombak samudra yang menghantam garis pantainya yang berbatu – batu. Pulau ini benar – benar sangat magis serta misterius dengan pemandangannya yang membuat kita terbawa jauh ke dalam dunia fantasi daripada dunia nyata.

Salah satu hal yang mengejutkan adalah budaya berburu paus tahunan penduduk setempat yang jatuh pada tanggal 22 November setiap tahunnya. Saat itu, laut di kepulauan Faroe akan berubah menjadi merah darah ketika ratusan paus pilot (Globicephala melena) ditangkap dan diburu dengan cara berburu paus tradisional yang dikenal sebagai ‘Grindadrap’. Para pemburu paus berkerumun di teluk dan kemudian memotong paus yang terdampar,dan meninggalkan hewan – hewan malang ini mati kehabisan darah perlahan – lahan. Daging paus tersebut tidak dapat dijual tetapi dibagi secara merata kepada anggota masyarakat setempat. Daging dan lemak dari paus pilot memang telah lama menjadi bagian dari makanan sehari-hari di pulau tersebut

 

3. Kastil Neuschwanstein (Jerman)

Merupakan kastil Bavaria pada abad ke – 19. Kastil ini terletak di puncak pegunungan di Jerman di dekat Hohenschwangau dan Fussen di Bayern barat daya. Kastil ini dibangun oleh Ludwig II dari Bavaria sebagai tempat kediamannya setelah mundur dari tahta. Namun sayangnya, beliau meninggal sebelum kastil ini selesai dibangun. Kastil ini mulai dibuka untuk umum pada tahun 1886. Walaupun pemotretan interior kastil tidak diperbolehkan, kastil ini merupakan bangunan yang paling banyak difoto di Jerman.

Kastil ini dibangun dengan gaya Kebangkitan romantic dan merupakan inspirasi bagi benteng Disneyland’s Sleeping Beauty.

Isi dari kastil tersebut sangatlah revolusioner pada waktu itu. Bangunan ini mempunyai air yang mengalir terus menerus dengan toilet yang otomatis flushing di setiap lantainya serta sistem penghangat (yang di zaman itu sudah sangat MEWAH banget). Saat ini, Neuschwanstein terletak di perhentian utama perjalanan romantik, menyusuri sejarah Bavaria dengan kota – kota dan kastil – kastilnya yang melegenda.

 

4. Cappadocia (Turki) 

Dikenal juga dengan sebutan Permukaan Bulan di Pedalaman Turki. Jika dilihat dari angkasa, pemandangan Cappadocia sangat menakjubkan. Ribuan hektar wilayah Cappadocia yang didominasi dengan bebatuan dan tanpa satu pohon pun memang terlihat seperti permukaan bulan. Cappadocia memang layak menjadi satu – satunya tempat di bumi yang bisa mencerminkan permukaan bulan.

Daerah yang terkenal ini terletak di tengah Turki dan sangat terkenal untuk kerajinan pot serta formasi batu yang unik dimana para rakyat zaman dahulu mengukir rumah mereka dan gereja di batu – batu tersebut. Daerah ini juga terkenal untuk batu aneh dengan formasi yang disebut Cerobong Periâ yang bisa ditemukan dalam berbagai bentuk seperti Cone, jamur, kolom dan batu lancip. Tradisi tanah liat dan keramik di Turki merupakan kerajinan paling tua di dunia yang bermula dari abad ke-8.

Cappadocia terdiri dari dataran tinggi yang berada di atas 1.000 meter dpl. Wilayah Cappadocia mempunyai iklim yang ekstrim, musim panas yang sangat kering dan musim dingin yang bersalju. Hujan sangat jarang terjadi di wilayah Cappadocia sehingga sebagian besar wilayahnya berbentuk tanah yang gersang.

Selain pemandangan alam yang luar biasa, Cappadocia juga menyimpan sejarah panjang dalam setiap sudut keindahannya. Cappadocia yang dilafalkan “kapadokya” oleh orang Turki mempunyai catatan sejarah sejak abad ke-6 Sebelum Masehi. Pada Masa Herodotus, wilayah Cappadocia terbentang dari Gunung Taurus sampai Laut Hitam. Wilayah Cappadocia sekarang masuk dalam negara Turki dan terletak di Provinsi Anatolia Timur.

 

5. Hoi An (Vietnam)

Hoi An (Vietnam)

Kota kecil yang sangat penuh warna, magis serta luar biasa indah ini adalah lebih seperti rumah bagi lentera sutra. Terletak di pantai Laut Cina Selatan, kota ini pada dulunya merupakan pelabuhan penting dan pusat perdagangan. Saat ini, banyak traveler dan backpacker menemukan negeri dongeng pada kota ini dan tidak bisa mengalihkan diri dari pesonanya. Atmosfir Hoi An merupakan sebuah gabunganyang indah dari keramahan para penduduknya serta arsitektur-nya yang seperti keluar dari Negeri dongeng. Tidaklah mengherankan apabila kota ini menjadi salah satu kota tujuan paling diincar di Asia Tenggara.

Hoi An juga telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu World Heritage. Hoi An sangat tergantung dengan keberadaan kota Da Nang, kota berkembang sekitar 30 km di utaranya, karena cuma di Da Nang yang terdapat bandara internasional dan stasiun kereta api terdekat.

Terletak di jantung hati kota Hoi An adalah Old Town, yakni kluster blok dan ruas jalan yang sengaja dikonservasi untuk mempertahankan keasliannya. Mengunjungi Old Town serasa mengunjungi sebuah kota pelabuhan dan perdagangan pada abad ke-16 dan ke-17. Hanya saja, pengunjung tak akan menemukan pedagang yang menjual keramik, mendorong gerobak ataupun menjajakan rempah – rempah. tapi justru pernak-pernik cenderamata, memorabilia, baju khas Vietnam yang tersedia untuk beragam usia, benda – benda seni seperti lukisan kanvas dan lukisan di atas marmer, sampai miniatur beragam kapal antik.

 

6. Greenland

Greenland

Greenland merupakan sebuah pulau di Samudra Atlantik bagian utara di timur laut Kanada dan juga merupakan pulau terbesar di dunia. Pulau ini termasuk wilayah Kerajaan Denmark. 80% dari seluruh wilayah di pulau ini tertutup es. Bahkan di beberapa tempat ketebalannya mencapai 3 kilometer. Hanya daerah pesisir selatan dan barat yang bisa didiami manusia. Penduduk aslinya adalah orang Inuit atau Eskimo yang mencapai 80% dari total 58.000 jiwa penduduknya.

Tidak tersentuh, terpencil dan sulit dijangkau, itulah gambaran yang tepat untuk pulau ini. Greenland adalah sebuah alam liar dimana banyak jalan belum ada dan pemandangan yang belum terjamah.  Dengan tidak adanya pohon, jalan serta jumlah penduduk yang sedikit, pulau ini tentu saja membuat orang berpikir bahwa tempat ini lebih banyak diisi oleh Dwarf daripada manusia. Meskipun dingin, Greenland adalah sebuah tempat yang tidak terlupakan dengan auroranya yang magis dan rumah –rumahnya yang berwarna-warni.

 

7. Venice (Italia)

Venesia dikenal dengan sebutan “La Dominante”, “Serenissima”, “Queen of the Adriatic”, “City of Water”, “City of Bridges”, and “The City of Light”.

Venesia sangat sulit ditandingi. Arsitektur yang membuat orang menganga, kanal-kanal yang unik serta percampuran dari pemandangan fantastis dan atmosfir luar biasa adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh sembarang tempat. Venesia seperti diimpor dari dimensi lain dan tidak diragukan sebagai kota paling indah yang dibangun oleh manusia.

Terletak sepanjang 117 pulau kecil, Venesia mempunyai 455 jembatan, ratusan kanal dimana gondola romantik mengayuh perahu mereka melalui kota. Tentu saja ini juga adalah rumah dari Karnival Venesia yang terkenal, yakni Venice Biennale dan the Venice Film Festival.

Kota yang terletak di bagian timur laut Italia ini juga langsung mengingatkan orang – orang pada sebuah nama, yakni Marco Polo. Nama pedagang asal Venesia yang mengembara ke sejumlah negara Asia ini mudah diingat karena tercantum di pelbagai buku sejarah yang diajarkan sejak sekolah dasar. Nama Marco Polo tak bisa dipisahkan dari Venesia. Bahkan nama Marco Polo diabadikan sebagai nama bandara di kota itu.

 

8. Kathmandu (Nepal)

Kathmandu (Nepal)

Dikelilingi oleh gunung-gunung besar, kota ini diisi dengan atmosfir indah, suara dan wangi eksotis serta kuil – kuil yang membuat orang terkagum – kagum. Meskipun Kathmandu adalah kota terbesar di Nepal, kota ini memelihara aura fantasi dari kuil – kuil kuno, altar serta arsitektur tradisional. Nampaknya tidak sia-sia Katmandu dijuluki sebagai Tanah Para Dewa dikarenakan Kathmandu tidak terlihat seperti berada di dunia.

Kathmandu dipercayai dibangun oleh raja Gun Kamdev pada tahun 723. Menurut legenda, kawasan itu dahulu berupa danau, namun Manjushri, seorang pengikut ajaran Buddha Sakyamuni, membelah sebuah bukit di bagian selatan sehingga memudahkan air untuk mengalir dan membuat daerah itu layak untuk dihuni. Seluk beluk nama “Kathmandu” tidak diketahui, namun sebuah teori menyatakan nama itu dinamakan setelah Kastha-Mandapa (“kuil kayu” dalam bahasa Sansekerta), sebuah pagoda yang dipahat dari sebuah pohon menurut perintah Raja Lakshmi Narasingha Malla pada 1956.

 

9. Hutan Bambu (Jepang)

Meskipun berlokasi di Kyoto, Jepang dan tidak berhubungan dengan film, pemandangan Hutan Bambu ini menyerupai latar di film Crouching Tiger, Hidden Dragon atau House of Flying Daggers. Hutan ini adalah sebuah contoh dari berates – ratus hutan yang mengagumkan di Asia Tenggara. Bambu memang memainkan sebuah peran penting dalam budaya Asia – sebagai lambang dari umur panjang di Cina serta simbol persahabatan di India. Banyak kuil Shinto di Jepang yang dikelilingi oleh hutan Bambu karena dianggap sebagai penghalang suci untuk menghalau roh jahat.

 

10. Sintra (Portugal)

Semua orang yang mengunjungi kota magis yang terletak tidak terlalu jauh dari Lisbon ini, dapat melihat keindahannya. Istana Perrna, the Castelo dos Mouros (Kastil The Mouro), dan PalÃicio Nacional de Sintra (Istana Nasional Sintra) adalah tiga istana di kota itu yang sangat menakjubkan. Salah satu yang patut diperhitungkan adalah bahwa Pegunungan Sintra merupakan taman yang paling besar di Lisbon yang juga menambahkan pesona misterius kota ini.

About springocean83

I'm a quiet shy man who have soft feeling but can be hot and have more attention if meet anyone who honest and have more understanding of each other. I like travelling, swimming and reading. The most bored thing for me is PARTY because I'm a personal who like peaceful and equanimity.

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s