Pertahanan Diri Para Hewan

Standar
  • Jika didekati musuh, katak panah racun yang mungil dari Amerika Selatan menghembuskan racun mematikan dari kulitnya yang berwarna cerah. Terang saja si musuh langsung ngacir. Jika terkena racunnya, maka ajal pasti menjemput karena hanya 2 mikrogram racun dari tubuh katak ini, mampu membunuh seorang manusia atau binatang menyusui yang besar. Kenyataan ini luar biasa mengerikan karena 2 mikrogram adalah jumlah yang setara dengan hanya setitik kecil cairan di ujung jarum.

 

  • Jika seekor Virginia opossum diserang, kadang – kadang ia berpura – pura mati untuk membodohi musuhnya. Aktingnya adalah sbb : pandangan mata hampa, berbaring diam, dan lidah terjulur.

 

  • Beberapa kepiting menyewa pengawal untuk melindungi mereka. Pengawalnya adalah anemon laut. Di kedua capit kepiting, anemon berjaga.Jika ada musuh kepiting yang mendekat, si anemon siap menyegat dengan tentakelnya. 

 

  • Ikan buntal bisa menggelembungkan diri disertai duri-duri tajam. Kebiasaan itu dilakukan ketika Ikan buntal mendapat ancaman. Menggelembungkan diri hingga besarnya dua kali lipat dari tubuh asalnya dilakukan dengan cara menyerap banyak air dan selanjutnya mengeluarkan duri agar terlindung dari serangan predator laut lainnya.

 

  • Landak akan mengembangkan duri – durinya jika diserang musuh. Jika musuh tak bergeming atau nekat, si landak akan langsung menyerbu.

 

  • Musuh yang berani mendekati sigung, akan mendapat hadiah yang awet dan tak terlupakan. Apa itu ? Bau ! Sigung akan menyemprotkan aroma bau yang bisa tahan berhari – hari jika si musuh mendekat.

 

  • Kalajengking akan menyengat dengan ekor runcingnya bila jiwanya terancam dan untuk melumpuhkan musuhnya yang bandel.

 

  • Ulat tak akan menjelma menjadi kupu – kupu cantik bila dimakan burung. Untung saja tubuhnya berduri tajam. Kalau sampai tertusuk durinya, wuiiih gatalnya bukan main.

 

  • Ikan pari memiliki duri penyengat di pangkal ekornya. Ikan ini mempertahankan diri dengan mencambukkan ekornya naik turun atau ke kanan ke kiri agar durinya menancap pada musuhnya. Kalau tertusuk, si musuh akan merasa sakit luar biasa dan bahkan …mati.

 

  • Sengat lebah sebenarnya berfungsi sebagai alat untuk meletakkan telur. Tetapi kalau dia diserang atau merasa tidak aman, sengat itu bisa berbahaya. Pada saat menyengat, racun yang ada di kantong racun keluar bersama sengat itu. Racun ini yang menyebabkan rasa sakit.

 

  • Bunglon mengubah warna tubuhnya (mimikri) atau dinamakan juga memiliki seusi dengan warna di sekitarnya untuk menipu musuh.

 

  • Kura – kura menyembunyikan kepala dan kakinya dalam tempurung tubuhnya yang sangat keras bila merasa dalam bahaya.

 

  • Cumi – cumi dan gurita menyemburkan tinta dari kantong tinta yang dimilikinya dari dalam tubuhnya bila terancam.

 

  • Cecak memutuskan ekornya autotomi untuk melarikan diri dari musuhnya.

 

  • Tubuh trenggiling (Paramanis javanica) terbalut oleh sisik yang tebal dan keras. Bila dalam keadaan terancam, akan cepat – cepat menggulungkan tubuhnya dan membentuk seperti bola.

 

  • Belalang sangit (Leptocorisa acuta) akan mengeluarkan bau yang menyengat bila akan ditangkap atau menghadapi suatu bahaya.

 

  • Rayap mampu membangun dinding sarang yang begitu tebal dan keras sehingga sulit dihancurkan oleh beliung sekalipun.

 

  • Burung weaverbird, sejenis kutilang, membangun pintu asuk sarang mereka sedemikian rupa untuk mencegah masuknya ular, musuh utama mereka. 

 

  • Ikan Singa (Pterois Antennata) memiliki racun sebagai perisai diri yang akanberfungsi secara maksimal jika dikombinasikan dengan duri – duri tajam di tubuhnya. Hewan predatoryang terkena racun tubuhnya bisa berakibat fatal. Bahkan hingga tewas, begitu juga jika terkena manusia.

 

  • Kadal Armadillo (Cordylus cataphractu) yang merupakankadal khas dari daratan Afrika dan Madagaskar. memiliki kulit yang super keras dan menyerupai duri. Cara melindungi dirinya pun cukup aneh, duri di tubuhnya bisa menggulung dengan cara mulutnya menggigit ekornya hingga berbentuk bulat. Namun duri itu tetap berdiri.

 

  • Ekidna (Tachyglossus aculeatus) mirip dengan landak. Seluruh tubuhnya dipenuhi dengan duri yang digunakannya sebagai pelindung diri dari serangan para predator. Mamalia yang besarnya tidak lebih dari kelinci ini hidupnya di kawasan hutan di Australia dan Papua Nugini. Mulut moncong dan kuku besar serta tajam yang dimilikinya digunakan untuk menggali tanah. Duri ditubuhnya rata – rata berjumlah 5000 dan juga memiliki 2000 sensor medan listrik. Dengan perisai diri itulah, Ekidna menjadi hewan yang sangat aman dari serangan predator.

 

  • Bulu Babi memiliki racun yang terdapat pada duri di tubuhnya. Meskipun tidak mematikan, namun racun bulu babi bisa menimbulkan kram, kekakuan pada sendi dan demam semalaman.

 

  • Sebagian jenis ubur – ubur memiliki racun yang mematikan dimana setiap tentakelnya memilki sekitar 500.000 harpun sindasites yang berbentuk jarum yang menyuntikkan racun ke musuhnya.

 

  • Ikan batu (Synanceia verrucosa) adalah jenis ikan karnivora yang tinggal di dasar terumbu karang dan berkamuflase sebagai batu. Ikan ini termasuk ikan paling beracun di dunia dan bisa mematikan korbannya. Racun ikan ini tersimpan dalam duri di punggungnya. Yang mengerikan adalah sering kali para penyelam ataupun orang biasa yang berenang tidak mengetahui adanya ikan ini di sekitar mereka. Padahal kejadian sengatan racun dari ikan ini tidak saja terjadi di dalam air laut, namun bisa juga terjadi di pantai karena ikan batu bisa bertahan hidup selama 24 jam di daratan. 

About springocean83

I'm a quiet shy man who have soft feeling but can be hot and have more attention if meet anyone who honest and have more understanding of each other. I like travelling, swimming and reading. The most bored thing for me is PARTY because I'm a personal who like peaceful and equanimity.

One response »

  1. fantastic publish, very informative. I’m wondering why the opposite specialists of this
    sector don’t realize this. You must proceed your writing.
    I am confident, you have a huge readers’ base already!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s