Tragedi Kapal – Kapal Terbesar Akibat Tabrakan

Standar

1. MV Dona Paz, 4.341 korban jiwa


Kapal feri Dona Paz dalam pelayarannya dari Pulau Leyte menuju Manila, Philippina bertabrakan dengan kapal tanker minyak Vector yang sedang dalam pelayaran dari Bataan ke Masbate di Selat Tablas, dekat Marinduque, Philipina, pada 20 Desember 1987. Hanya ada 24 penumpang dan awak kapal yang selamat.

 

Kecelakaan ini menyebabkan begitu banyak korban karena kapal laut Dona Paz kelebihan muatan penumpang. Penumpang resmi yang terdaftar hanyalah 1.583 orang ditambah degan 58 awak kapal. Sedangkan menurut keterangan dari korban yang selamat, kapal ini mengangkut sekitar 4.000 jiwa. Salah satu bukti adalah dari 24 korban yang selamat hanya 5 yang tercatat sebagai penumpang resmi.

 

Sedangkan awak kapal yang berhasil selamat dari kapal tanker tersebut hanya 2 orang dari 13 awak. Kapal feri Dona Paz tenggelam dua jam setelah tabrakan, sedangkan kapal tanker itu menyusul tenggelam dua jam setelah Dona Paz.

 

Mengingat jumlah korban tewas yang mencapai lebih dari 4.000 jiwa, peristiwa terbakar dan tenggelamnya kapal laut Dona Paz disebut sebagai tragedi laut paling mematikan.

 

2. SS Mont-Blanc, 2.000 korban jiwa


Mont-Blanc adalah kapal kargo bermuatan mesiu dan bahan peledak untuk militer Prancis yang meledak di kota Halifax, Kanada, setelah bertabrakan dengan kapal berbendera Norwegia, SS Imo yang disewa oleh Commission for Relief di Belgia untuk mengambil kargo persediaan bantuan di New York pada 6 Desember 1917.

Akibat tabrakan tersebut, api dengan cepat menjalar di kapal Mont-Blanc dan tidak terkendali. Tanpa peralatan pemadam kebakaran yang memadai, kapten dan semua awak kapal  dipaksa untuk meninggalkan kapal dan sekitar 20 menit kemudian, Mont-Blanc meledak dengan kekuatan yang luar biasa.

Hampir semua struktur dalam radius setengah mil, termasuk seluruh masyarakat Distrik Richmond, benar-benar musnah. Gelombang tekanan udara menghentak pohon, membengkokkan rel besi, menghancurkan gedung-gedung, dan mementalkan serpihan Mont-Blanc sampai berkilo-kilo jauhnya. Di seberang pelabuhan Dartmouth, juga terdapat kerusakan yang luas. Sebuah tsunami yang tercipta oleh ledakan itu menyapu bersih Physical Community of Mi’kmaw First Nations beserta orang yang tinggal di daerah Cove Tuft. Ada sejumlah korban termasuk lima anak-anak yang tenggelam saat tsunami.

Ledakan ini membunuh hampir 2000 orang yang diakibatkan oleh serpihan, api dan runtuhnya bangunan-bangunan di dalam radius 2 km dari lokasi kejadian. Diperkirakan sekitar 9.000 orang terluka akibat peristiwa ini. Sampai sekarang ledakan tersebut masih memegang rekor sebagai ledakan konvensional terbesar yang dihasilkan oleh manusia sebelum pengembangan senjata nuklir dengan kekuatan setara dengan sekitar 2,9 kiloton TNT.

 

3. RMS Empress of Ireland, 1.012 korban jiwa


RMS Empress of Ireland adalah kapal penumpang lintas samudra yg dibuat pada tahun 1905-1906. Pada tanggal 28 Mei 1914 kapal ini berangkat dari Quebec, Kanada menuju Liverpool, Inggris dengan mengangkut 1.477 penumpang dan awak kapal. Henry George Kendall adalah kapten kapal yang baru dipromosikan pada awal bulan dan saat itu adalah pertama kalinya dia memimpin kapal melalui terusan dekat Pointe-au-Père – Quebec di tengah hadangan kabut tebal.

 

Keesokan harinya saat sedang melaju di Saint Lawrence River, sebuah kapal Norwegia, SSStorstad menabrak samping kapal. Storstad sendiri tidak tenggelam namun Empress of Ireland dengan kerusakan sangat parah pada bagian kanan lambung langsung dipenuhi air, terbalik dan tenggelam hanya dalam waktu 14 menit beserta 1.012 penumpang dan awaknya. Hanya 465 penumpag yag selamat, 4 di antaranya adalah anak-anak.

 

Kapten Kendall juga merupakan salah satu dari orang yang selamat yang turut memberikan pertolongan terhadap korban-korban lainnya bersama para awak kapalnya selama hampir dua jam sebelum akhirnya menyerah karena kebanyakan sudah meninggal akibat hipothermia dan tenggelam. Di antara penumpang yang meninggal di antaranya adalah novelis Inggris, Laurence Irving; penjelajah Inggris, Henry Seton Karr dan 167 tentara penyelamat yang hendak mengikuti konferensi internasional di London.

Iklan

About springocean83

I'm a quiet shy man who have soft feeling but can be hot and have more attention if meet anyone who honest and have more understanding of each other. I like travelling, swimming and reading. The most bored thing for me is PARTY because I'm a personal who like peaceful and equanimity.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s