Asam Urat, Penyakit Gaya Hidup

Standar

Secara umum, penyebab penyakit kini telah berubah. Duhulu, orang menderita satu penyakit yang disebabkan infeksi. Namun, kini banyak orang menderita satu penyakit disebabkan oleh pola makan atau gaya hidup dari seseorang atau sekelompok orang.

 

Banyak penyakit kini diderita seseorang atau sekelompok orang bukan karena infeksi akan tetapi karena gaya hidup. Satu diantaranya penyakit Asam Urat yang banyak disebabkan oleh gaya hidup. Penyakit Asam Urat yang disebabkan oleh banyak penyebabnya bermuara kepada gaya hidup dari penderita Asam Urat itu.

 

Gaya hidup yang berhubungan dengan cara atau pola makan sangat dominan pemicu Asam Urat. Secara alami, asam urat ada dalam darah. Masalahnya ketika tubuh terlalu banyak memproduksi asam urat sehingga jumlahnya berlebihan sedangkan ginjal memiliki kapasitas dalam mengeluarkan asam urat. Ketika produksi asam urat berlebihan dan tidak dikeluarkan ginjal maka pada tahap ini terjadi kadar asam urat yang besar dalam darah. Akibatnya, berakumulasi mengkristal pada daerah persendian dan menyebabkan radang.

 

Tidak salah, tanda atau gejala Penyakit Asam Urat ditandai dengan peradangan dan kemerahan pada sendi, bengkak dan nyeri. Peradangan juga dapat merusak persendian, merusak ginjal dan jaringan tubuh. Secara umum radang sendi atau artritis suatu reaksi alami apa bila sendi mengalami gangguan penyakit atau cedera.

 

Dimaksud dengan sendi adalah tempat menyatunya dua tulang, seperti pada tulang pinggul dan lutut. Pada ujung masing-masing tulang terdapat material menyerupai spons atau kartilago atau tulang rawan. Tulang rawan berfungsi sebagai bantalan dalam ruang sendi yang diisi dengan suatu cairan pelicin (cairan sinovial) untuk mengurangi gesekan kedua tulang. Disebabkan terjadi peradangan maka menimbulkan rasa nyeri, kaku dan sulit untuk digerakkan.

Penyakit Asam Urat disebut penyakit penumpukan asam urat yang diakibatkan akumulasi kristal asam urat pada sendi. Masalahnya tubuh secara alami memproduksi asam urat dalam bentuk purin dan purin juga banyak terkandung dalam bahan makanan seperti jeroan, asparagus, bayam, jamur, hidangan laut dan daging merah serta yang lainnya. Tidak heran apa bila banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat purin, asam urat kambuh.

 

Gaya Hidup dan Daftar Makanan

 

Penyakit Asam Urat yang disebabkan cara atau pola makan sangat berhubungan erat dengan gaya hidup sehingga Penyakit Asam Urat bukan disebabkan infeksi. Penanganannya juga harus melalui gaya hidup atau pola makan dari seseorang atau sekelompok orang.

 

Gaya hidup yang sering mengkonsumsi minuman dengan kadar fruktosa tinggi atau minuman beralkohol juga dapat memicu jumlah asam urat dan juga penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes, gangguan ginjal, penyempitan pembuluh darah dan lainnya. Kebiasaan mengkonsumsi obat-obatan secara bebas seperti obat diuretic, aspirin dan lainnya berpotensi meningkatkan asam urat.

 

Gaya hidup dengan membatasi mengkonsumsi purin sangat baik. Namun sebaliknya gaya hidup mengkonsumsi bahan makanan mengandung purin memicu terjadinya gangguan asam urat. Batasi asupan purin 100 sampai dengan 150 mg purin per hari. Mengkonsumsi makanan secara normal biasanya sudah mengandung 600 sampai dengan 1.000 mg purin per hari.

 

Sederhananya gaya hidup dengan makan yang tidak pakai hitung hitungan berpeluang besar memicu asam urat, meskipun kadar asam urat dalam darah juga dapat disebabkan dari faktor genetik. Turunan atau riwayat keluarga yang rentan terhadap penumpukan asam urat, jenis kelamin yakni laki-laki lebih mudah terkena penyakit asam urat dan faktor usia yakni ketika usia menopause bagi wanita dan usia lanjut bagi laki-laki. Namun, ternyata gaya hidup dan pola makan sangat dominan memicu asam urat.

 

Gaya hidup dengan makan yang tidak hitung-hitungan diubah menjadi gaya hidup dengan makan yang penuh perhitungan yakni menyesuaikan makan berdasarkan kebutuhan tubuh dari pada makan mengikutkan selera dan tingkat sosial.

 

Tidak salah gaya hidup atau pola makan yang penuh perhitungan dan terkesan tradisional dengan membuat daftar makanan yang bisa dimakan dan makanan yang tidak perlu atau dihindari untuk dimakan meskipun nantinya akan dikatakan tidak gaul, tidak hebat, tidak makan makanan berkelas.

Pertanyaannya kembali kepada diri sendiri, mau terhindar dari Penyakit Asam Urat atau terkena Penyakit Asam Urat. Jika tidak ingin terkena Penyakit Asam Urat maka makanan yang Karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Daftar makanan lain yang dihindari seperti Protein yang berasal dari hewan seperti hati, ginjal, otak, paru dan limpa. Hal ini karena asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat hanya sebesar 50 sampai dengan 70 gram/hari atau 0,8 sampai dengan 1 gram/kg berat badan/hari.

Hindari juga makanan mengandung lemak karena dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin seperti makanan goreng-gorengan, makanan bersantan, margarine atau mentega dan sejenisnya. Termasuk juga buah-buahan yang mempunyai kandungan lemak yang tinggi seperti alpukat, durian dan sejenisnya. Begitu juga dengan sayuran berwarna hijau pekat seperti kangkung dan sejenisnya.

Hasil penelitian menunjukkan kadar asam urat bagi mereka yang mengonsumsi alkohol ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi alkohol. Hasil penelitian ini dapat diterima karena alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma dan asam laktat dapat menghambat pengeluaran asam urat dari dalam tubuh.

Di samping makanan yang harus dihindari, ada makanan yang dianjurkan untuk dimakan karena dapat menghindari Penyakit Asam Urat yakni bahan makanan karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi. Jenis makanan ini dapat meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin dari dalam tubuh. Makanan yang dianjurkan lainnya seperti protein nabati yang berasal dari susu, keju dan telur.

 

Menghindari Penyakit Asam Urat sangat dianjurkan banyak mengkonsumsi cairan agar dapat membantu pembuangan asam urat melalui urin dari dalam tubuh. Disarankan mengkonsumsi cairan atau minum air minimal sebanyak 2,5 liter atau 10 gelas per hari.

 

Konsumsi air minum ini dapat berupa air putih yang dimasak, air teh, atau air kopi dan lainnya. Cairan juga dapat diperoleh dari mengkonsumsi buah-buahan segar yang mengandung banyak air, seperti buah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, jambu air dan yang sejenisnya. Perlu diingat, buah-buahan baik dikonsumsi karena sangat sedikit mengandung purin, termasuk sayur-sayuran berwarna hijau muda, seperti sawi.

 

Secara sederhana dapat mendiagnosa asam urat yang ada dalam tubuh yakni dengan cara tes darah dan urin atau untuk lebih sempurna dapat ditingkatan dengan pemeriksaan lewat rontgen.

 

Bagi yang terkena Penyakit Asam Urat, ketika kambuh (menyerang pada fase akut) tidak ada jalan lain selain melakukan tindakan medis dengan mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit dan anti peradangan untuk membantu menghilangkan rasa nyeri atau dapat juga dengan meletakkan es pada daerah yang sakit.

 

Sebaiknya kondisi ini tidak dialami jika sejak detik ini gaya hidup diubah dari yang pola makan yang tidak hitung-hitungan menjadi pola makan yang penuh perhitungan. Semoga.

 

 

Dikutip dari tulisan  Fadmin Prihatin Malau yang merupakan dosen Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan dan staf ahli Kesehatan Lingkungan pada Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) Indonesia

Iklan

About springocean83

I'm a quiet shy man who have soft feeling but can be hot and have more attention if meet anyone who honest and have more understanding of each other. I like travelling, swimming and reading. The most bored thing for me is PARTY because I'm a personal who like peaceful and equanimity.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s