Eropa Diprediksi Akan Dilanda Musim Panas Membara

Standar

Eropa akan mengalami musim panas membara dengan suhu udara di atas 40 derajat Celsius dan kemarau di wilayah selatan dalam 40 tahun ke depan.

 

Menurut para ilmuwan iklim belum lama ini, Eropa diperkirakan akan mengalami sebagian dari perubahan iklim paling dramatis akibat pemanasan global.

 

Prediksi itu dikeluarkan para ilmuwan setelah melakukan penelitian yang hasilnya disiarkan jurnal Environmental Research Letters baru-baru ini.

 

Selain musim-musim panas yang lebih menyengat, wilayah utara benua Eropa akan memiliki musim dingin yang jauh lebih ringan — sekira 5 hingga 8 derajat Celsius di Skandinavia dan Rusia.

 

Tim peneliti berujar bahwa sebagian besar wilayah Eropa akan mengalami pemanasan lebih tinggi daripada rata-rata global sebesar 2 derajat Celsius.

 

Para perunding PBB kini mencoba mempertahankan pemanasan global hanya sekira 2 derajat Celsius di atas temperatur permukaan pra Revolusi Industri, seraya mengemukakan memanasnya suhu udara mengancam menaikkan level laut, menyebabkan lebih banyak kemarau dan banjir serta meningkatkan penyebaran penyakit.

 

Sasaran

 

Jika hanya “aksi moderat” yang dilakukan untuk meredam emisi gas rumah kaca penyebab memanasnya Bumi maka pemanasan 2 derajat Celsius akan terjadi pada pertengahan abad dan bahkan lebih cepat lagi jika tren-tren saat ini berlanjut.

 

Tim peneliti memaparkan bahwa bahkan pencapaian sasaran 2 derajat Celcius akan disertai perubahan iklim signifikan sejak saat ini, dan akan menuntut langkah penyesuaian yang seharusnya.

 

Kenaikan global suhu udara sebesar 2 derajat Celsius berarti akan menyebabkan peningkatan besar di Eropa, kecuali Inggris yang akan memiliki pemanasan relatif lebih rendah.

 

Pada musim panas, suhu udara maksimum setiap harinya bisa mencapai 3-4 lebih tinggi di Eropa tenggara dan Semenanjung Iberia dan kenaikan suhu udara di atas 40 derajat Celsius akan terjadi di wilayah-wilayah yang sudah merasakan sebagian temperatur tertinggi di Eropa, seperti Spanyol, Portugal dan Prancis, papar penyataan tim riset.

Lebih tingginya temperatur akan menaikkan penguapan dan memicu kemarau sekaligus meningkatkan risiko serangan panas hebat.

 

Paduan Efek

 

Pada musim dingin, suhu udara tertinggi setiap harinya bisa lebih tinggi 2-3 derajat Celsius di Eropa tengah dan selatan, dan 5-8 C di Skandinavia dan Rusia.

 

Studi tersebut juga memaparkan bahwa lebih tingginya pemanasan udara pada musim dingin di Eropa Utara akan menimbulkan paduan efek positif dan negatif, termasuk pengurangan pemanasan musim dingin dan penurunan angka kematian terkait udara dingin.

 

Hal itu akan menimbulkan dampak negatif terhadap pariwisata dan ekosistem musim dingin. Curah hujan mungkin saja berkurang rata-rata sampai 10 persen di Eropa selatan, dan menaikkan margin yang sama di utara.

 

Sebagian besar wilayah benua itu akan mengalami peningkatan hujan ekstrim, sehingga memperbesar risiko terjadinya banjir yang telah menimbulkan berbagai konsekuensi signifikan terhadap ekonomi, seperti di Inggris saat ini.

 

Tim peneliti tadi menggunakan model-model cuaca untuk merangsang perubahan di bawah skenario pemanasan pertumbuhan pesat ekonomi dan emisi gas rumah kaca moderat. Rata-rata temperatur global sudah naik sebesar 0,8 derajat Celsius pada level pra industri.

 

Menurut badan PBB, Intergovermental Panel on Climate Change (IPCC), suhu udara bisa mengalami kenaikan sebesar 2,6 hingga 4,8 derajat Celsius pada akhir abad ini, atas skenario emisi tinggi.

About springocean83

I'm a quiet shy man who have soft feeling but can be hot and have more attention if meet anyone who honest and have more understanding of each other. I like travelling, swimming and reading. The most bored thing for me is PARTY because I'm a personal who like peaceful and equanimity.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s