Merpati : Burung Penuh Kasih

Standar

Mendengar kata merpati, yang terbersit di pikiran kita untuk pertama kalinya pasti kata merpati pos. Ini disebabkan karena ia sering dipergunakan untuk mengantarkan surat. Oleh sebab sudah diajari oleh si pemilik untuk menerbangkan surat, maka begitu telah tiba di tangan si penerima, maka si merpati akan segera kembali pulang menuju majikannya.

 

Lalu mengapa dikatakan bahwa merpati juga burung kasih sayang? Sebab merpati adalah tipe burung yang setia pada pasangannya. Agar lebih jelas, ada beberapa hal yang bisa disampaikan tentang merpati:

 

1. Merpati adalah burung yang tak pernah mendua

Ia hanya punya satu pasangan untuk seumur hidupnya. Sungguh luar biasa. Tak suka gonta-ganti pasangan. Tak mengenal selingkuh seperti halnya manusia–sudah punya pasangan masih saja suka mencari yang lain untuk selingkuh.

 

2. Merpati adalah burung yang tahu ke mana dia harus pulang dan ingat untuk kembali

Walaupun telah terbang tinggi dan mengembara hingga ke beberapa tempat untuk mencari makan demi anak-anaknya yang setia menunggu di kandang, merpati tak akan pernah tersesat. Maksudnya, merpati tak akan pulang selain hanya pulang ke kandangnya. Sementara sebagian dari manusia berusaha memberi alasan atau argumen agar tak pulang ke rumah hanya demi kesenangan dan nafsu sesaat.

 

3. Merpati adalah burung yang paling romantis

Kalau diperhatikan dengan seksama, akan terlihat merpati jantan seakan-akan memberikan pujian sehingga membuat si betina malu sehingga harus tertunduk. Tak pernah kita lihat antara pasangan merpati saling mencaci atau bermusuhan. Selalu hidup damai dan penuh dengan kebersamaan.

 

4. Merpati adalah burung yang tahu betul dan sadar akan pentingnya bekerja sama

Perhatikanlah bagaimana si jantan dan si betina bekerja sama dalam membuat sarang. Jika si jantan pergi mencari ranting – ranting pohon untuk membuat sarang, maka si betina akan setia menunggu. Sebaliknya, jika si jantan telah tiba, maka si betina akan terbang untuk mencari ranting – ranting  pohon.

 

Demikian juga dalam hal mengerami telur. Jika si betina sedang mengeram, maka si jantan akan setia menunggu di luar. Berjaga – jaga dari hal – hal yang tak diinginkan. Bila si betina telah lelah, tanpa diminta si jantan akan menggantikan posisinya untuk mengerami telur. Dalam hal ini, keduanya selalu saling membantu dan bekerja sama. Tak seperti manusia yang lebih suka makan tulang punggung kawan sendiri dan selalu melemparkan tanggung jawab bila diberikan tugas atau pekerjaan.

 

5. Jinak-jinak merpati

Dalam arti kata, merpati akan betul – betul jinak dan mengerti terhadap siapa saja yang memang betul ingin menyayanginya, bukan ingin menyakitinya. Ia akan terbang rendah dan mendarat di telapak tangan orang yang ikhlas untuk menyayanginya, sambil makan beras atau jagung kering tanpa rasa takut dan khawatir. Dan merpati akan terbang jika melihat ada hal yang bisa mencelakainya atau keselamatannya. Begitu dilihatnya jauh, maka ia akan datang.

 

Jika merpati bisa memiliki rasa kasih sayang terhadap pasangannya, kenapa manusia justru sebaliknya? Jika ada perlunya saja atau maunya saja baru memberikan kasih sayang. Hidup haruslah saling berbagi dan menghargai, bukan seperti “ada udang di balik batu”. Semua yang namanya makhluk hidup haruslah diberi kasih sayang yang tulus tanpa pamrih sehingga terlihat jelas kasih sayang itu nyata dan memang ikhlas. Semoga kasih sayang akan selalu abadi !

Iklan

About springocean83

I'm a quiet shy man who have soft feeling but can be hot and have more attention if meet anyone who honest and have more understanding of each other. I like travelling, swimming and reading. The most bored thing for me is PARTY because I'm a personal who like peaceful and equanimity.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s