Parahnya Musim Kemarau Mengakibatkan Penderitaan Makin Berat di Pakistan Tenggara

Standar

Bocah Mangal, 2 bulan, meninggal dunia setelah menderita radang paru di Mithi, Pakistan tenggara. Dia merupakan korban terbaru dari rangkaian kemarau mematikan, penyakit dan kekurangan gizi di salah satu wilayah termiskin di negara tadi.

 

Ayah anak perempuan itu, Buru memegangi tabung plastik yang mengalirkan oksigen ke lubang hidungnya sepanjang malam, namun doa-doanya dalam hati belum memadai.

 

Mangal menghembuskan nafas terakhir di sebuah rumah sakit pemerintah di Mithi, kota utama di kecamatan Tharparkar, sekaligus menjadi satu dari sedikitnya 67 anak-anak yang meninggal disebabkan penyakit akibat kemiskinan di area tadi sejak Desember lalu.

 

Dokter Mohanlal Khatri mengungkapkan kepada AFP di rumah sakit Mithi bahwa bocah tersebut berada dalam kondisi sangat serius dan mereka telah menyarahkan ayahnya agar membawanya ke rumah sakit lebih besar di kota Hyderabad.

 

Sebagian besar anak-anak yang dibawa ke rumah sakit menderita radang paru, diare, rendahnya berat badan saat dilahirkan dan infeksi neonatal.

 

Tragedi yang kini terjadi itu mengundang perhatian media nasional namun bantuan masih tersendat, sehari setelah Perdana Menteri Nawaz Sharif dan Bilawal Bhutto-Zardari, putra mendiang perdana menteri Benazir Bhutto, meninjau area tersebut.

 

Gurun Thar, yang dimulai sekira 300 kilometer timur Karachi dan meluas ke perbatasan dengan India, didominasi oleh para petani serabutan yang mengandalkan kacang-kacangan, gandum dan biji-bijian wijen untuk menyambung hidup, menukar surplus hasil dengan ternak.

 

Daerah itu telah terpukul defisit curah hujan yang berkisar 30 persen antara Maret 2013 dan Pebruari tahun ini, menurut data pemerintah, dengan kota paling parah terimbas kemarau seperti Diplo, Chacro dan Islamkot nyaris tak tersentuh tetesan air selama beberapa bulan.

 

Di sebuah perkemahan yang dikelola militer di Mithi, wanita-wanita berpakaian warna kuning, merah dan biru yang jadi ciri khas komunitas Hindu daerah tersebut, antri untuk mendapatkan bantuan yang sulit didapat.

 

Masyarakat Hindu, minoritas kecil di Pakistan yang 180 juta jiwa penduduknya mayoritas Muslim, terkena imbas parah keadaan di Tharparkar.

 

Dokter Khatri menambahkan bahwa dari semua anak-anak yang mereka rawat, 75 persen berasal dari komunitas Hindu.

 

Banyak dari bantuan itu sejauh ini diberikan oleh kelompok Islamis terlarang Jamaat-ud-Dawa, yang pemimpinnya Hafiz Saeed dicari-cari India karena dugaan mendalangi serangan Mumbai.

 

Hafiz Abdul Rauf, yang memimpin organisasi itu di area tadi, menjelaskan penyebab utama kematian-kematian itu adalah parahnya kemiskinan yang melanda kawasan tersebut selama beberapa dekade.

 

Bermatian

 

Situasi jadi lebih buruk setelah berjangkitnya cacar biri-biri, ungkap penduduk yang mengandalkan ternak sebagai bentuk tabungan, menjual hewan bila butuh uang untuk kesempatan khusus seperti perkawinan.

 

Bheer Lal, 30, penduduk dari salah satu desa yang terserang wabah tadi menuturkan bahwa mereka memiliki 300 ekor domba, (tapi) dikarenakan ‘Mata’ (cacar biri-biri) dan kemarau, 150 darinya telah mati dalam dua bulan terakhir. Dia menambahkan bahwa kehidupan mereka hanya mengandalkan ternak dan kini piaraan kami sudah tidak ada. Hidup mereka kini terancam.

 

Madan Lal, pejabat senior di departemen peternakan Sindh, menjelaskan kepada AFP bahwa 12 tim telah dikerahkan untuk memvaksin ternak warga guna mengatasi wabah itu.

 

Sono Khangrani, kepala Program Pembangunan Pedesaan Thardeep, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang beroperasi di Thar, memperingatkan situasi itu bisa memburuk mengingat musim semi diganti musim panas membara.

 

Sono memaparkan bahwa Thar akan mengalami keadaan lebih buruk dalam beberapa hari mendatang. Cuaca panas akan memperburuk kemarau dalam April, Mei dan Juni mendatang. Thar telah menghadapi masalah ini selama bertahun-tahun tapi kali ini media menyorot isu tersebut dan memaksa pemerintah merespon.

Iklan

About springocean83

I'm a quiet shy man who have soft feeling but can be hot and have more attention if meet anyone who honest and have more understanding of each other. I like travelling, swimming and reading. The most bored thing for me is PARTY because I'm a personal who like peaceful and equanimity.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s