Ereksi Spontan di Pagi Hari

Standar

Pria normal dan sehat mengalami ereksi spontan selama tidur malam hari. Episode ereksi dapat terjadi beberapa kali selama tidur. Pada masa remaja dapat terjadi sampai 8-9 kali.

 

Ereksi spontan itu terjadi dalam kualitas yang baik dengan rigiditas (kekakuan) yang baik pula. Sisa ereksi spontan selama tidur itulah yang dirasakan pada pagi hari ketika bangun tidur. Ereksi spontan ini dipengaruhi oleh fungsi hormon testosteron. Karena itu, pria yang mengalami penurunan hormon testosteron, ereksi spontan jarang atau tidak terjadi.

 

Kalau tidak merasakan ereksi pada pagi hari, bukan berarti ereksi spontan selama tidur malam hari tak terjadi. Mungkin saja ketika bangun di pagi hari, sisa ereksi spontan itu sudah tidak terasa lagi. Jadi bukan berarti tidak terjadi ereksi spontan

 

Dampak buruk dari ereksi spontan umumnya tidak jauh dari rasa risih karena khawatir disangka sedang berpikiran jorok. Padahal banyak hal lain yang lebih perlu dikhawatirkan jika ereksi semacam itu tidak terjadi sebagaimana mestinya.

 

Terlalu sering dan menyakitkan, ereksi spontan di pagi hari yang biasanya normal bisa jadi tidak normal. Begitu pun, jika terlalu jarang atau bahkan tidak pernah terjadi, bisa saja mengindikasikan masalah kesehatan. Mulai dari disfungsi ereksi hingga risiko gangguan jantung.

 

Berikut ini hal-hal yang menkhawatirkan seputar ereksi spontan di pagi hari, seperti dirangkum detikHealth :

 

1. Risiko disfungsi ereksi

Ada banyak faktor yang bisa memicu disfungsi ereksi alias lemah syahwat. Faktor psikologis bisa berupa stres dan rasa minder, ataupun perasaan terintimidasi oleh pasangan yang terlalu banyak menuntut. Sedangkan faktor fisik berupa kerusakan pada sistem saraf maupun pembuluh darah.

 

Jika seseorang tidak bisa ereksi saat berhubungan seks tetapi masih mengalami ereksi spontan di pagi hari, maka kemungkinan penyebabnya adalah faktor psikologis dan bisa diatasi dengan terapi tertentu. Sedangkan jarang atau jika tidak mengalami ereksi spontan di pagi hari, maka kemungkinannya adalah faktor fisik.

 

2. Indikasi gangguan jantung dan pembuluh darah

Ereksi terjadi ketika aliran darah menuju organ genital laki – laki meningkat. Peningkatan ini tidak terjadi jika ada masalah pada pembuluh darah, baik berupa penyumbatan atau penyempitan. Stroke dan serangan jantung juga bisa dipicu oleh kondisi serupa. Maka dari itu, jangan ragu – ragu untuk periksa jika ereksi spontan di pagi hari mulai jarang terjadi.

 

3. Faktor penuaan

Risiko yang harus diwaspadai seputar ereksi spontan memang banyak dan beberapa di antaranya fatal, namun bukan berarti pula harus takut hingga berlebihan. Pada kondisi tertentu, berkurangnya kualitas dan kuantitas ereksi baik spontan maupun direncanakan adalah hal yang wajar. Misalnya, pada usia 60-an tahun ereksi tentu sudah tidak sesering yang dialami pada usia 20-30-an tahun.

 

4. Priapism

Jika jarang mengalami ereksi spontan banyak dikaitkan dengan gangguan kesehatan, ereksi yang berlebihan di pagi hari juga tidak selalu lebih baik. Beberapa orang mengalaminya dalam durasi yang terlalu lama dan menyakitkan. Kondisi ini bisa mengindikasikan gejala priapism, yakni gangguan yang memicu ereksi berlebihan. Normalnya, ereksi spontan di pagi hari hanya berlangsung hingga 20-30 menit setelah bangun tidur. Itu pun seharusnya tidak menyakitkan.

 

5. Kapan dikatakan tidak normal?

 

Normal atau tidaknya suatu kondisi ereksi sulit untuk dibandingkan, masing-masing orang punya standarnya sendiri berdasarkan banyak faktor. Ras, genetik, dan aktivitas fisik sangat menentukan kualitas ereksi, termasuk ereksi spontan di pagi hari.

 

Tidak ada ukuran yang benar-benar pasti, jadi bandingkan saja dengan pengalaman sehari-hari. Jika biasanya ereksi spontan terjadi setiap hari lalu tiba-tiba hanya seminggu sekali, maka bisa dikatakan ada yang berubah. Bagi sebagian yang lain, mungkin memang sudah biasa mengalaminya seminggu sekali dan justru harus mengatakan tidak normal jika tiba-tiba menjadi setiap hari.

 

Sedangkan berbagai penyebab ereksi spontan pada pagi hari adalah sebagai berikut seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber :

 

1. Tandanya masih ‘normal’

 

Jika seorang laki-laki tidak atau jarang mengalami ereksi spontan di pagi hari, maka ada yang perlu diwaspadai pada sistem reproduksinya. Berbagai penelitian mengaitkan kondisi ini dengan risiko disfungsi ereksi atau lebih populer dengan istilah lemah syahwat.

 

Ereksi spontan di pagi hari juga bisa dipakai untuk memperkirakan penyebab disfungsi ereksi. Jika seorang laki-laki susah ereksi saat berhubungan badan dengan pasangan, tetapi masih bisa ereksi di pagi hari, kemungkinan besar masalahnya ada pada sisi psikologis. Bisa jadi karena stres, bisa juga karena minder atau terintimidasi oleh pasangan.

 

2. Mekanisme cegah ngompol

 

Ngompol alias pipis saat tidur kerap terjadi saat masih kecil. Ketika laki-laki memasuki usia pubertas, kejadian ini semakin jarang terjadi. Pernahkan terpikir bahwa perubahan ini berhubungan dengan ereksi di pagi hari?

 

Salah satu teori mengatakan, ereksi di pagi hari terjadi karena kandung kemih dalam kondisi penuh. Akibatnya, sistem saraf di tulang belakang mendapat tekanan. Aktivitas pada salah satu saraf menyebabkan aliran darah ke penis meningkat, sehingga terjadi ereksi. Otomatis jika sedang ereksi, saluran kemih menyempit sehingga risiko ngompol semakin kecil.

 

3. Bagian dari fase mimpi

 

Kenyataannya, ereksi spontan tidak terjadi hanya di pagi hari. Sepanjang malam, penis mengalami ereksi tanpa disadari. Masing-masing berdurasi antara 25-35 menit. Para ilmuwan mengatakan, kondisi ini terjadi akibat perubahan fase mimpi menuju REM (Rapid Eye Movement).

 

4. Mimpi erotis

 

Meski sebagian besar dipicu oleh sebab lain, bukan tidak mungkin sebagian kecil ereksi spontan punya kaitan dengan fantasi erotis. Ini terjadi antara lain pada saat mimpi basah. Ejakulasi yang terjadi saat mimpi basah didahului dengan ereksi, yang bisa saja terjadi sesaat sebelum terbangun karena suatu sebab.

 

5. Akan hilang dengan sendirinya

 

Umumnya, tidak ada yang perlu dicemaskan saat mengalami ereksi spontan di pagi hari. Kondisi ini akan hilang dengan sendirinya dalam 20-30 menit, atau bisa dipercepat dengan melakukan aktivitas fisik seperti membereskan tempat tidur, jika memang sedang buru-buru. Setelah itu, penis sudah bisa digunakan untuk buang air kecil dengan lancar.

 

Sebaliknya, seorang laki-laki justru harus khawatir jika tidak pernah mengalami ereksi spontan di pagi hari.

 

Iklan

About springocean83

I'm a quiet shy man who have soft feeling but can be hot and have more attention if meet anyone who honest and have more understanding of each other. I like travelling, swimming and reading. The most bored thing for me is PARTY because I'm a personal who like peaceful and equanimity.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s